Seputarpendidikan003.blogspot.com

8/21/2014

Pembelajaran Quantum (Kuantum)

Pembelajaran Quantum - Kegiatan pembelajaran merupakan sebuah hal yang teramat penting untuk diperhatikan. terutama hal ini karena kegiatan pembelajaran sangat memiliki pengaruh yang besar terkait dengan perkembangan yang dimiliki oleh para peserta didik di masa depan. Karena itu banyak pemerhati pendidikan yang akhirnya berlomba-lomba untuk menciptakan model pembelajaran yang paling sesuai untuk dikembangkan. Salah satu di antaranya yang begitu menarik adalah tentang model pembelajaran kuantum atau quantum learning. Apa sih yang dimaksud dengan pembelajaran kuantum ini? Dan apa juga keunikannya sehingga dikatakan memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan model pembelajaran lainnya? Simak ulasan berikut ini dengan seksama untuk mendapatkan beragam informasi menarik yang saya sajikan tentangnya. Selamat membaca!

Hal pertama yang akan kita bahas pada ulasan kali ini adalah mengenai definisi atau arti dari pembelajaran kuantum itu sendiri. Pembelajaran model kuantum ini secara garis besar dapat kita artikan sebagai sebuah upaya mengorkestrasikan interaksi antara tenaga pendidik dan para peserta didik menjadi cahaya yang mampu membuat para peserta didik berprestasi. Model pembelajaran ini sendiri merupakan sebuah model pembelajaran yang diadopsi dari model pembelajaran quantum learning yang telah terbukti mampu membuat para peserta didik lebih aktif dan berprestasi.

Ciri utama yang dititikberatkan pada pembelajaran ini adalah bahwa setiap tenaga pendidik yang ingin mengajarkan sesuatu yang berkaitan dengan pembelajaran maka diharuskan untuk mengenali dunia peserta didik. Dalam artian tenaga pendidik menggunakan pendekatan personal kepada peserta didik agar bisa masuk dalam kehidupan atau dunia peserta didik. Dengan hal ini akan sangat baik untuk mengembangkan interaksi yang terjadi antara tenaga pendidik dan peseta didiknya.

Hal lain yang menjadi keunikan dari model pembelajaran kuantum ini adalah dengan terdapatnya prinsip-prinsip utama dalam kegiatan pembelajaran seperti segalanya berbicara, segalanya bertujuan, akui setiap usaha, pengalaman sebelum pemberian nama dan jika layak dipelajari maka layak pula dirayakan. Dengan adanya prinsip yang semacam ini maka pengembangan situasi dan kondisi kelas yang efektif pun akan mudah didapatkan hingga akhirnya pembelajaran dapat berjalan dengan menyenangkan bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.

Demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sajikan untuk anda. Semoga dengannya dapat memberikan banyak manfaatnya. Sampai jumpa di ulasan menarik pada perjumpaan di lain waktu!