Seputarpendidikan003.blogspot.com

12/11/2015

Pengertian Implementasi Menurut Para Ahli

Pengertian Implementasi Menurut Para Ahli - Implementasi merupakan tindakan pelaksanaan dari suatu rencana yang telah disusun denga matang. Menurut kamus besar Bahasa Indonesia implementasi dapat diartikan sebagai penerapan sesuatu yang telah di rancang atau dibuat secara matang, sehingga pengerjaannya dapat dapat dilakukan dengan penuh keyakinan dan tujuan yang jelas. Berikut beberapa pengertian imlpementasi menurut para ahli.

· Mojone Wildavsky 2002: implementasi adalah bahan evaluasi aktivitas yang telah disesuaikan.

· Pranata Wastra dkk 1991:implementasi adalah suatu aktivitas yang dilakukan karena adanya kebijaksanaan yang telah disusun sebelumnya, yang meliputi kebutuhan apa saja yang diperlukan, siapa pelaksana implementasi tersebut, kapan pelaksanaan imlementasi tersebut, serta kapan target selesainya implementasi tersebut, semua sedah direncanakan di awal.

· Budi Winarno 2002: implementasi adalah tindakan-tindakan yang harus dilakukan oleh sekelompok individu yang telah ditunjuk untuk menyelesaikan suatu tujuan yang telah ditetapan sebelumnya.

· Daniel A. Mazmanian dan Paul Sabatier 1979: implementasi merupakan pemahaman yang akan terjadi setelah menetapkan suatu program yang menjadi fokus perhatian pemerintah yang merancang implmentasi kebijakan. Implementasi merupakan kejadian yang terjadi setelah dibuat dan disahkan pedoman kebijakan negara. Baca: Pengertian Perspektif dan Pergaulan Menurut Para Ahli 

· Micahel Howlet dan M. Ramesh 1995: implementasi adalah sebuah proses yang dilakukan untuk mendapatkan hasil dari sebuah kebijakan.

· Van Meter dan Van Horn 2002: implementasi merupakan kebijakan tindakan yang dilakukan sekelompok individu untun mencapai tujuan yang sudah ditetakan.

Meter dan Horn juga mengatakan bahwa ada 6 variabel yang dapat mempengaruhi implementasi dalam kinerjanya, yakni:

1) Standar kebijakan serta sasaran kebijakan, kedua sub variabel ini harus jelas serta harus terukur agar dapat dispekulasi apabila standar imlementasi dan sasaran kebijakan implementasi menjadi kabur,

2) Sumber daya,implementasi tidak dapat berjalan tanpa adanya sumberdaya, baik SDA, SDM maupun sumber daya lainnya.

3) Hubungan antar organisasi, implementasi dapat berjalan lancar apabila ada koordinasi yang baik dari perencana implementasi.

4) Agen pelaksana implementasi harus memiliki karakteristik yang dapat mencakup suatu stuktur birokrasi dan norma serta pola hubungan yang dapat terjadi dalam birokrasi yang dapat implementasi

5) Kondisi politik, sosial, dan ekonomi. Ketiga sub variabel ini juga dapat mempengruhi iplementasi siatu program yang dapat mmepengaruhi SDA, SDM, dan sumber daya lainnya.

6) Disposisi implementor kebijakan yang dapat mempengaruhi pelaksanaan implementasi kebijakan. terkait dengan ini Nurdin dan usman juga mengatakan bahwa sebelum melakukan implementasi, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah desiminasi kurikulum, yang didalamnya berisi penjelasan tentang tujuan suatu program, sumber baru yang dijadikan dasar, serta penjelasan tentang metode belajar yang dipakai.

Dari pengertian implementasi menurut para ahli diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa implementasi memiliki tujuan serta sasasran kebijakan. Implementasi terdiri dari suatu aktivitas yang dilakukan utntuk memperoleh pencapaian suatu program yang telah dibuat.